Senin, 01 April 2019


ADMINISTRASI JARINGAN
Program Studi Teknik Komputer
Jenjang Pendidikan Program Diploma III Tahun AMIK BSI 



NIM            : 13170913
NAMA       : kukuh fajar r
KELAS       : 13.4B.01

Akademi Manajemen Informasi dan Komputer
BINA SARANA INFORMATIKA
Jakarta
2018 

Pertemuan 3 
Buatlah jaringan komputer sesuai dengan skema jaringan yang telah ditentukan.
1.  Konfigurasikan Legancy Inter-VLAN Routing.
2. Pastikan VLAN yang dibentuk dapat saling berkomunikasi.
3. Dokumentasikan konfigurasi pembuatan jaringan.
4. Upload dokumentasi jaringan ke dalam blog masing-masing.




Setting PC0 
IP                                : 172.17.0.21
Subnett Mask             : 255.255.255.0
Default Gateway        : 172.17.0.1


  
Setting PC0

IP                                : 172.17.30.23
Subnett Mask             : 255.255.255.0
Default Gateway        : 172.17.30.1



Setting Switch

Switch>enable
Switch#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.

Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#name Sepuluh
Switch(config-vlan)#vlan 30
Switch(config-vlan)#name tigapuluh
Switch(config-vlan)#exit

Switch(config)#interface fa0/1
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#exit

tyyyySwitch(config)#interface fa1/1
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#exit

Switch(config)#interface fa2/1
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#exit

Switch(config)#interface fa3/1
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 30
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#exit


Setting Router

Router>enable
Router#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#interface fa0/0.10
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 10
Router(config-subif)#ip add 172.17.0.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fa1/0.30
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 30
Router(config-subif)#ip add 172.17.30.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fa0/0
Router(config-if)#no shut

Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0.10, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0.10, changed state to up
exit
Router(config)#interface fa1/0
Router(config-if)#no shut

Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet1/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet1/0, changed state to up

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet1/0.30, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet1/0.30, changed state to up
Exit.
Router(config-if)#

Sabtu, 23 Maret 2019



ADMINISTRASI JARINGAN
Program Studi Teknik Komputer
Jenjang Pendidikan Program Diploma III Tahun AMIK BSI 


NIM            : 13170913
NAMA       : kukuh fajar r
KELAS       : 13.4B.01

Akademi Manajemen Informasi dan Komputer
BINA SARANA INFORMATIKA
Jakarta
2019


Perbedaan WEP, WPA, WPA2/PSK, Hostpot Login dan Keamanan MAC Address Filtering.
1.         WEP
adalah security untuk wireless yang agak lama. Jenis security ini mudah untuk dicrack atau di sadap orang luar/suatu metoda pengamanan jaringan nirkabel atau wireless. WEP menggunakan 64bit dan 128bit, wep hanya boleh memasukkan 0-9 dan A-F(hexadecimal). Kepanjangan key bergantung jenis securiy anda, jika 64bit, anda kene masukkan 10key, dan untuk 128key anda kena masukkan 26key.  Tak boleh kurang dan lebih.
Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan oleh administrator ke client maupun access point, kunci tersebut harus cocok dari yang diberikan access point ke client, dengan yang di masukkan client untukk authentikasi menuju access point, dan WEP mempunyai standart 802.11b.
Sekarang ini WEP sudah banyak yang meninggalkannya, karena berbagai kelemahan yang ada. Sehingga penggemar wifi dan memiliki kemampuan hacking wireless mampu dengan mudah membobol enkripsi tersebut.
kelemahan-kelemahan tersebut antara lain:
a        Masalah kunci yang lemah dengan mengunakan algoritma RC4 dapat dengan mudah dipecahkan.
b        WEP mengunakan kunci yang bersifat statis.
c         Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32)
d        Masalah intialization vector (IV) WEP

2.        WPA
adalah security yang lebih update dari WEP. WPA-PSK mempunyai decryption yang ada pada WEP. Wpa adalah model kompatible dengan spesifikasi standar draf IEEE 802.11i. Adanya WPA yang menggantikan WEP mungkin membuat pengguna wireless sedikit lebih tenang karena mempunyai mekanisme enkripsi yang lebih kuat dari pada WEP. Mungkin saat ini sudah ada yang mampu memecahkan enkripsi WPA, tetapi mungkin memerlukan waktu yang lama untuk memecahkan enkripsi tersebut. Namun bukan tidak mungkin seiring berkembangnya ilmu dan teknologi suatu saat WPA akan dengan mudah di pecahkan dalam waktu yang lebih cepat. Panjang key adalah 8-63, anda boleh memasukkan sama ada 64 hexadecimal atau ASCII(seperti biasa).

3.       WPA2/PSK
adalah security terbaru untuk wireless, dan lebih bagus dari WEP dan WPA-PSK, tetapi masih bisa untuk dicrack atau disadap tetapi sangat memakan banyak waktu.  Dalam WPA2-PSK ada dua jenis decryption, Advanced Encryption Standard (AES) dan Temporal Key Integrity Protocol (TKIP). TKIP banyak kelemahan oleh itu lebih baik anda gunakan AES. Panjang key adalah 8-63, anda boleh memasukkan sama ada 64 hexadecimal atau ASCII(seperti biasa).
Oleh karena itu saya sarankan kepada anda , pakai WPA2-PSK(AES), lebih secure dan lama untuk crack. Tapi ingat! Anda perlu pastikan wireless router anda dan wifi adapter anda support WPA dan WPA2.

4.      Hostpot Login
Hotspot adalah suatu istilah bagi sebuah area dimana orang atau user bisa mengakses jaringan internet, asalkan menggunakan PC, laptop atau perangkat lainnya dengan fitur yang ada WiFi (Wireless Fidelity) sehingga dapat mengakses internet tanpa media kabel. Hotspot merupakan area dimana seorang client dapat terhubung dengan internet secara wireless (nirkabel atau tanpa kabel) dari PC, Laptop, notebook ataupun gadget seperti Handphone dalam jangkauan radius kurang lebih beberapa ratus meteran tergantung dari kekuatan frekuensi atau signalnya.

5.      Keamanan MAC Address Filtering. 
Mac Address adalah kombinasi nomor unik pada piranti adapter seperti NIC dan WLAN (Wireless LAN). Jadi setiap adapter mempunyai nomor yang pasti berbeda dengan adapater lainnya. Kalau di HP dikenal dengan istilah IMEE. Sedangkan Mac Address Filtering digunakan untuk membatasi user dengan memanfaatkan keunikan nomor adapter MAC (Media Access Control ) Address.
MAC address adalah address fisik yang unik didalam suatu jaringan termasuk adapter wireless. MAC address ditanam secara permanen kedalam piranti jaringan. Bagaimana cara mengetahui address fisik dari piranti jaringan…? Address MAC biasanya ditulis dibagian adapter itu sendiri seperti pada contoh gambar diatas ini yang menunjukkan “hardware address” atau address fisik piranti.

Minggu, 16 Desember 2018


        
Nama:kukuh fajar r          
Nim 13170913
Kelas:13.3B.01




PERTEMUAN XIV : CU

01.  Operasi  fungsional atau atomik suatu CPU disebut dengan : Operasi Mikro

02.  Yang menspesifikasikan alamat didalam memori untuk operasi read dan write adalah : MAR

03.  Berisi nilai yang akan disimpan di memori atau nilai terakhir yang dibaca dari memori adalah : MBR

04.  Yang menampung alamat instruksi berikutnya yang akan diambil adalah : PC

05.  Yang menampung instruksi yang dijemput dari memori adalah : IR

06.  Pada siklus pengambilan, T2 akan berisi :
MBR (memory)
PC (PC + 1)

07.  Kode siklus instrusi terdiri dari :
00 : fetch
01 : INDIRECT
10 : EXECUTE
11 : INTERUPT

08.  Pada siklus pengambilan dalam unit kontrol,  register-register yang terlibat adalah :  MAR, MBR, IR, PC

09.  Buatlah  Algoritma pada siklus tak langsung :
T1 MAR -> (IR(alamat)
T2 MBR -> memory
T3 IR(alamat) -> (MBR(alamat)

10.  Buatlah Algoritma siklus Interrupt :
T1 MBR -> (PC)
T2 MAR -> alamat-simpan
     PC  -> alamat-rutin
T3 memory -> (MBR)

11.  Buatlah  Algoritma siklus ADD :
 T1 MAR -> (IR(alamat)
 T2 MBR -> memori
 T3 R1  -> (IR)+(MBR)

12.  Buatlah Algoritma  Kode ICC ( Instruction cycle code ) : setiap fase siklus intruksi dapat diuraikan menjadi operasi mikro elementer

13.    Karakterisasi unit kontrol adalah : Menentukan elemen dasar CPU, Menjelaskan operasi mikro yang akan dilakukan CPU,Menentukan fungsi-fungsi yang harus di lakukan unit kontrol agar menyebabkan pembentukan operasi mikro

14.  Elemen dasar fungsional CPU adalah : ALU, register-register, lintasan data internal, lintasan data eksternal, unit control

15.  2 tugas dasar yang di lakukan unit kontrol adalah : pengurutan dan eksekusi